Tahun lalu, Asus meluncurkan ZenFone 2 dimana mendapat respon yang sangat antuasias terutama di Tanah Air. Tidak mengherankan market share Asus untuk smartphone melonjak drastis. Rahasianya simpel; desain unik, harga terjangkau, fitur berkelas, serta performa yang sangat baik di kelasnya.

Tahun ini, Asus merubah bahasa desain ZenFone secara total dari gen sebelumnya. Desain ZenFone 3 kini lebih bermain aman. Memang keren, cantik, namun negatifnya, desain ZenFone 3 kini lebih membosankan karena tampak seperti banyak smartphone lain dari berbagai vendor.

Untungnya, keunikan pancaran kilau bundar khas Asus tetap ada di ZenFone 3.

Di event Computex 2016, Asus meluncurkan sekaligus 3 versi ZenFone 3 untuk menyasar kelas yang berbeda. Ketiga versi tsb adalah ZenFone 3 (basic), ZenFone 3 Deluxe, dan si layar jumbo ZenFone 3 Ultra.

Asus ZenFone 3 (basic)

ZenFone 3 sebagai varian basic dan harga termurah menggunakan frame aluminum dan dilapisi 2.5D Corning Gorilla Glass di depan dan belakang. Layar 5.5 Inch sudah menggunakan resolusi FHD 1080 x 1920 piksel jenis IPS+ display yang memiliki intensitas kecerahan hingga 500 nits. OS yang digunakan sudah Android Marshmallow.

ZenFone 3 membawa kamera 16 MP di bagian belakang dengan fitur Asus TriTech Autofocus yang mengkombinasikan teknologi laser autofocus, phase detection autofocus, dan contrast detection autofocus. Fitur tsb mampu memberikan kemampuan ZenFone 3 untuk mendapatkan fokus dalam waktu 0.03 detik saja, sangat cepat. Kamera depannya menggunakan resolusi 8 MP. Kedua kamera menggunakan aperture f/2.0. Fitur pelengkap tergolong sangat komplit berkat paket PixelMaster khas Asus. Bahkan di tipe basic, pun sudah dibekali OIS (Optical Image Stabilization).

Zenfone 3 basic

Dapur pacunya menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 625 yang merupakan chipset kelas menengah-bawah dengan Octa-core 2.0 GHz Cortex A53 dan GPU Adreno 506. Terdapat dua pilihan berdasarkan kapasitas memory. Pilihan pertama dengan RAM 3 GB dan storage 32 GB, pilihan kedua dengan RAM 4 GB dan storage 64 GB. Keduanya tetap mendukung untuk ekspansi melalui microSD hingga 128 GB namun menggunakan slot SIM 2 (hybrid). Baterai sebesar 3000 mAh siap menyediakan kebutuhan daya si ZenFone 3.

Yang menarik, untuk tipe basic ini, ZenFone 3 sudah dibekali sensor Fingerprint dan USB Type C 2.0.

Asus ZenFone 3 Deluxe

Sebagai varian tertinggi alias flagship, ZenFone 3 Deluxe dibekali chipset seri teratas saat ini, Qualcomm Snapdragon 820. Fitur lainnya tergolong kelas atas. Harganya kemungkinan akan berada di kisaran 6 jutaan.

Asus Zenfone 3 Deluxe

ZenFone 3 Deluxe menggunakan layar lebih besar dibanding tipe basic yakni diagonal 5.7 inch dengan resolusi yang setara, FHD 1080 x 1920 piksel. Jenis layar yang digunakan adalah Super AMOLED seperti yang Samsung biasa gunakan.

Tersedia 3 pilihan berdasarkan storage dan RAM. Mulai dari 64 GB, 128 GB, bahkan 256 GB internal storage tersedia. RAM mengikuti mulai 4 GB hingga 6 GB. Dengan Quad-core 2.15 GHz dan Adreno 530 dari chipset Snapdragon 820, performanya menyamai smartphone lain kelas flagship. Sayangnya kapasitas baterai masih sama dengan versi basic yakni 3000 mAh.

Fitur kamera ZenFone 3 Deluxe lebih baik berkat kamera 23 MP di bagian belakang dari sensor Sony IMX318 dan 8 MP di depan. Keduanya menggunakan aperture f/2.0 dengan pelengkap fitur seperti tipe basic. Kamera utamanya juga sudah mendukung rekam video resolusi 4K.

Asus ZenFone 3 Ultra

Tipe lain yang dirilis adalah versi layar jumbo dengan ukuran 6.8 inch atau hampir setara dengan tablet terkecil. Dengan bezel yang sangat tipis, tentu ZenFone 3 Ultra lebih nyaman digunakan dibanding tablet.

Zenfone 3 Ultra di tangan digenggam

Bagi pecinta multimedia, ZenFone 3 Ultra bisa menjadi pilihan terutama berkat spesifikasi yang sangat memadai.

ZenFone 3 Ultra dibekali chipset Qualcomm Snapdragon 652 yang merupakan chipset kelas menengah dengan performa yang sangat baik. Sama seperti tipe lain, ZenFone 3 Ultra memiliki 3 pilihan storage mulai 32, 64, hingga 128 GB dengan pilihan RAM 3 dan 4 GB.

Untuk mendukung multimedia, ZenFone 3 Ultra bahkan mendukung virtual 7.1 channel surround sound untuk menghasilkan output audio yang menakjubkan. Fitur kameranya setara dengan versi deluxe which is good.

Asus Zenfone 3 Ultra

Kapasitas baterai tentu lebih besar dengan 4600 mAh dan mendukung Quick Charge 3.0 seperti halnya tipe deluxe.

Baik ZenFone 3 Ultra ataupun Deluxe sama-sama menggunakan desain full metal tanpa garis antenna seperti kebanyakan smartphone dari vendor lainnya saat ini. Harga awal ZenFone 3 Ultra sedikit lebih murah dibanding ZenFone 3 Deluxe.

Itulah tiga ZenFone 3 yang baru saja dirilis. Belum ada kepastian kapan akan masuk Indonesia, namun melihat strategi Asus yang sangat agresif untuk pasar Tanah Air, pasti tidak akan lama sampai kita bisa membelinya di toko-toko. Siapkan saja budget 3 jutaan untuk ZenFone 3 tipe basic hingga 6 jutaan untuk versi Deluxe dan Ultra. Ketiganya memiliki fitur yang sangat lengkap dan setara dengan smartphone kelas atas.

Untuk penjelasan lebih detail masing-masing ZenFone 3 akan kita bahas di halaman khusus.

SHARE

LEAVE A REPLY